Pemrograman Linear

Dalam matematikapemrograman linear ialah teknik optimisasi yang melibatkan variabel-variabel linear. Dalam model pemrograman linear dikenal dua macam fungsi, yaitu fungsi objektif (objective function) dan fungsi hambatan (constraint function) yang linear.
Pemrograman linear sanggup direpresentasikan dalam notasi matematis sebagai berikut:
Maksimalkan  Dalam model pemrograman linear dikenal dua macam fungsi Pemrograman linear
dengan syarat  Dalam model pemrograman linear dikenal dua macam fungsi Pemrograman linear
dan  Dalam model pemrograman linear dikenal dua macam fungsi Pemrograman linear
Dalam hal ini, x ialah vektor variabel, sedangkan c dan b ialah vektor koefisien dan A ialah matriks koefisien. Fungsi objektifnya ialah mulut yang hendak dimaksimalkan atau diminimalkan (yaitu cTx). Persamaan Ax ≤ b ialah fungsi hambatan yang menawarkan polihedron konveks daerah fungsi objektifnya dioptimisasi.
Pemrograman linear sanggup diterapkan pada banyak sekali bidang studi. Metode ini paling banyak dipakai dalam bisnis dan ekonomi, namun juga sanggup dimanfaatkan dalam sejumlah perhitungan ilmu teknik. Misalnya, dalam ekonomi, fungsi tujuan sanggup berkaitan dengan pengaturan secara optimal sumber-sumber daya untuk memperoleh laba maksimal atau biaya minimal, sedangkan fungsi batasan menggambarkan batasan-batasan kapasitas yang tersedia yang dialokasikan secara optimal ke banyak sekali kegiatan. Industri yang memanfaatkan pemrograman linear di antaranya ialah industri transportasi, energi, telekomunikasi, dan manufaktur. Pemrograman linear juga terbukti mempunyai kegunaan dalam menciptakan model banyak sekali jenis duduk perkara dalam perencanaan, perancangan rute, penjadwalan, pertolongan tugas, dan desain.

Sumber http://aprianicw041.blogspot.com

Komentar